DPR Minta Kapal Pesiar Dilarang Masuk Objek Wisata Raja Ampat

Filed under: HOTNEWS,NASIONAL,TRAVEL |
Kapal pesiar Caledonia Sky (ist)

Kapal pesiar Caledonia Sky (ist)

Jakarta, Berita77.com – Anggota komisi X DPR Irine Yusiana Roba Putri menyatakan ‎banyak pelaku pariwisata dan penyelam dari dalam maupun luar negeri kaget mendengar kerusakan terumbu karang di Raja Ampat, Papua, pada (4/3), akibat kapal pesiar Caledonia Sky dari Inggris.

Menurutnya , ‎selain kesalahan pihak kapal, kesalahan juga terletak pada pemerintah. 

“Seharusnya kapal sebesar itu tidak boleh masuk ke Raja Ampat. Pemerintah perlu membuat peraturan yang tegas tentang ini. Hal ini sudah lama menjadi wacana, tapi belum juga terwujud,” ujar Irine Yusiana Roba Putri, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/3/2017).
 
Ia mempertanyakan, Raja Ampat itu sebenarnya mau dijadikan tempat wisata umum atau minat khusus. 

“Jika mau menjadi wisata lingkungan dengan selam sebagai andalannya, kapal pesiar jelas tidak boleh masuk. Jika mau menjadi wisata umum, harus ada zonasi khusus seperti untuk selam, jet ski, kapal pesiar, dan sebagainya,” katanya.

Dia mengakui, hal ini bukan hanya wilayah Kementerian Pariwisata, sehingga harus ada koordinasi dengan kementerian lain dan pemerintah daerah.

Politisi PDIP ini mengatakan, ‎bila Raja Ampat yang sangat terkenal dan dibanggakan Presiden Joko Widodo saja bisa seperti itu, bagaimana dengan tempat wisata lain.

Dia mencontohkan, saat ini masih terjadi praktik bom ikan di Laboan Bajo, yang kata warga sana pelakunya dari luar Pulau Komodo.

“Ini memang wewenang Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, bukan wilayah Kementerian Pariwisata, tapi dampaknya besar bagi wisata,” katanya.

Irine mengaku, banyak wisatawan yang mengeluh kepadanya bahwa ‘Untuk apa kami membayar mahal ke sini jika lokasinya masih dibom oleh nelayan?’ 

“Ibarat kata, para wisatawan asing itu datang menyumbang devisa, dibanggakan sebagai sebuah pencapaian. Tetapi di lapangan mereka tidak mendapat layanan yang memadai. Wisatawan bahari adalah orang-orang yang sangat peka dengan isu lingkungan,” pungkasnya.‎